Renungan,Tazkiyatun Nafsi

Ketika Kulit Di Sangka Isi V

Penulis: Ásep Jamaludin Ketika kulit disangka isi

Kerendahan dianggap keluhuran

Kenistaan dijadikan kelaziman

Apa dikira makhluk langit ditinggikan karena “syahwat kekuasaan?”  

Ketika kulit disangka isi

Kesakitan dianggap kenikmatan

Kemiskinan dikira kemakmuran

Para sapi dijadikan petinggi

Lalu mentri “dikutuk” jadi “sapi” 

Ketika kulit disangka isi

Para mentri dianggap “sapi”

Sapi-sapi lalu tak enak hati

Karena rakyat dijadikan tutup panci  

Ketika kulit disangka isi

Kekotoran dianggap kesucian

Korupsi dijadikan warisan kenabian

Tunggulah “disunat”  Tuhan  

Ketika kulit disangka isi

Air seni dianggap minyak wangi

Politisi bagi-bagi jual negeri

Bahan bakar dinaiki,

“celana dalam” moral dilucuti

Lalu diminyaki air seni sendiri  

Ketika kulit disangka isi

Bahan bakar dianggap ikan asin

Dompet rakyat bersin-bersin

Ah.. Ini karena kebanyakan minum bensin!  

E-mail: aa@majalahmatahati.com

 

Postingan ini ditulis oleh :

Nurjayadi

7.361 komentar untuk “Ketika Kulit Di Sangka Isi V

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*